KEISTIMEWAAN MEMBACA SHALAWAT

Di tulis oleh: Aldo

Setiap muslim hendaknya memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai wujud cinta, penghormatan, dan pengagungan kepada beliau. Kecintaan tersebut hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dibuktikan dengan menaati perintah Allah Swt., menjauhi larangan-Nya, serta meneladani akhlak Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.

Anjuran untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ telah ditegaskan dalam Al-Qur’an. Allah Swt. berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya:

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

(QS. Al-Ahzab: 56)

Selain itu, Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

Artinya:

“Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan melimpahkan rahmat kepadanya sepuluh kali lipat.”

(HR. Muslim)

Umat Islam juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat pada hari Jumat dan malam Jumat. Rasulullah ﷺ bersabda:

أَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةِ الْجُمُعَةِ، فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Artinya:

“Perbanyaklah kalian bershalawat kepadaku pada hari Jumat dan malam Jumat. Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.”

(HR. Al-Baihaqi)

Keutamaan shalawat juga dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab r.a. Beliau bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang memperbanyak shalawat dalam doanya. Ketika Ubay bin Ka’ab menyatakan bahwa seluruh doanya akan diisi dengan shalawat kepada Nabi ﷺ, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذًا تُكْفَى هَمَّكَ وَيُغْفَرُ لَكَ ذَنْبُكَ

Artinya:

“Jika demikian, niscaya Allah akan mencukupi segala kegundahanmu dan mengampuni dosa-dosamu.”

(HR. At-Tirmidzi No. 2457, dinilai hasan sahih oleh Imam At-Tirmidzi dan disahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa memperbanyak shalawat merupakan salah satu amalan yang dapat menjadi sebab datangnya pertolongan Allah Swt., dihilangkannya kegelisahan, dimudahkannya berbagai urusan, serta diampuninya dosa seorang hamba.

Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ memiliki banyak keutamaan. Dengan izin Allah Swt., shalawat dapat menjadi sebab datangnya ketenangan hati, menghilangkan kesedihan dan kegelisahan, memudahkan berbagai urusan, serta menjadi wasilah dalam meraih cita-cita dan harapan. Selain itu, shalawat juga merupakan amalan yang dapat menggugurkan dosa, menambah pahala, mengangkat derajat seorang hamba, serta menjadi sebab diperolehnya syafaat Rasulullah ﷺ pada hari kiamat.

Namun demikian, perlu dipahami bahwa seluruh keutamaan shalawat sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis merupakan bentuk ikhtiar seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. Adapun manfaat, keberkahan, kemudahan urusan, maupun terkabulnya doa tetap berada dalam kehendak dan rida Allah Swt. Oleh karena itu, hendaknya setiap muslim memperbanyak membaca shalawat dengan penuh keikhlasan, keyakinan, serta diiringi amal saleh dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Semoga Allah Swt. menjadikan kita termasuk golongan yang senantiasa memperbanyak shalawat kepada Rasulullah ﷺ, mencintai beliau dengan sebenar-benarnya, mengamalkan sunnahnya, serta memperoleh syafaat beliau di dunia dan di akhirat. Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *