Syifa’u As-Shudur : Cerita Seorang Lelaki Yang Berdo’a  Meminta Kesadaran Kepada Rasulullah ﷺ

Penulis : M. Khafidh Abdulloh

Dalam kitab Syifaussudur karya Imam Al-‘Alim Al-‘Allamah As-Syaikh ‘Abdulloh Zaini bin Muhammad ‘uzair bin Siddiq bin ‘Arif Al-Jatowi Ad-Damawi, ada sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh para ulama diantaranya yaitu Imam Nasai,. Imam Tirmidzi, Imam Ibnu Majah, Imam Al-Hakim, dan Imam Al-Khotib At-Tibriziy bahwa mereka mendapatkan cerita dari sahabat Usman bin Hunaif yang menyebutkan ada seorang laki-laki yang tidak bisa melihat dan pergi menemui Rasulullah ﷺ lalu berdoa :

“ud’ulloha an yu’afiyani (Ya Allah saya meminta kepada-Mu kesadaran)Ucap lelaki tersebut.

Kemudian Rasulullah ﷺ menjawab lelaki tersebut “In Syi’ta da’awtu wa in syi’ta sobarta wa huwa khairun laka (Jika kamu menginginkan do’a mu terkabul, maka bersabarlah, karena sesungguhnya orang yang sabar sebaik-baiknya manusia)

Lelaki itupun diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ untuk berwudhu. Kemudian lelaki tersebut berdo’a “Allaahumma innii as aluka wa atawajjahu ilaika binabiyyika Muhammadin Nabiyyirrahmati innii tawajjahtu bika ilaa rabbii fii haajati haadzihii li yaqdiyalii, Allahumma fasyaffi’hu fiyya (Ya Allah, Saya meminta kepada-Mu atas Nabi Muhammad ﷺ yang menjadi nabi pembawa rahmat. Sesungguhnya saya menghadap-Mu dengan hajatku. Ya Allah, berikan syafa’at kepada hajatku)”

Imam Tirmidzi berkata: ”Hadist ini baik dan Shahih dan Gharib. Saya tidak akan mengerti jika Imam kecuali dari ‘wajah’ ini” dan Imam Al-Baihaqi menambahkan dalam riwayatnya bahwa Fa Qooma wa qod abshoro (Laki-laki itu dalam keadaan berdiri dan para sahabat melihat percakapan Rasululloh ﷺ dan lelaki tersebut).

Wallaahu A’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *