Ditulis oleh: Khanif Abdul Faqih
Setiap siang menjelang sore, Pondok Pesantren Yaqutun Nafis mengirimkan beberapa santrinya untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadhan atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ke beberapa desa di sekitar Banjarnegara.
Pada hari Selasa, 13 Ramadhan 1447 Hijriah, santri yang berangkat dalam kegiatan tersebut adalah Khanif Abdul F., Izza Zulfan, Hanan Habib, dan Sahal. Dengan tekad dan semangat yang tinggi, mereka berempat berkomitmen untuk menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Mereka berangkat dari pondok menuju Desa Pekauman dengan menggunakan armada tempur milik pondok.
Sesampainya di lokasi, mereka disambut dengan baik oleh tuan rumah dan masyarakat setempat. Setibanya di sana, mereka langsung melaksanakan kegiatan pertama, yaitu tadarus Al-Qur’an. Mereka melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di Pondok Kiai Parak Al-Banjari. Suasana masjid menjadi semakin hidup dengan lantunan ayat-ayat suci yang dibaca bersama-sama.
Karena begitu khusyuk dalam membaca Al-Qur’an, mereka hampir tidak menyadari bahwa waktu berbuka puasa telah tiba. Azan Maghrib pun berkumandang sebagai tanda masuknya waktu berbuka. Mereka kemudian berbuka puasa bersama di pondok pesantren bersama beberapa warga sekitar. Kebersamaan tersebut menghadirkan suasana yang hangat dan penuh rasa syukur.
Setelah selesai berbuka, para santri bersama warga membersihkan area aula pondok pesantren untuk mempersiapkan pelaksanaan salat berjamaah. Selanjutnya, mereka melaksanakan salat Maghrib berjamaah dengan penuh kekhusyukan. Kebersamaan antara santri dan masyarakat menciptakan suasana yang akrab serta mempererat tali ukhuwah Islamiah.
Memasuki waktu salat Isya, para santri kembali mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat Isya berjamaah di masjid setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Tarawih. Setelah pelaksanaan salat Tarawih selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian malam. Dalam kegiatan tersebut, salah satu santri mendapat amanah sebagai pembawa acara, sedangkan santri lainnya menyampaikan sosialisasi LAZALFA.
Pengajian kemudian dilanjutkan dengan mauizah hasanah atau tausiah serta doa penutup yang dipimpin oleh kiai dari Pondok Pesantren Al Fatah hingga selesai. Masyarakat yang hadir tampak antusias dan menerima dengan baik dakwah yang disampaikan. Setelah rangkaian pengajian malam berakhir, para santri beristirahat untuk melanjutkan kegiatan pada keesokan harinya.
Keesokan harinya, para santri diminta untuk menyampaikan kultum dalam acara kuliah subuh di hadapan masyarakat pada majelis taklim desa setempat. Acara berlangsung dengan lancar hingga selesai. Setelah itu, mereka kembali ke pondok pesantren untuk beristirahat sambil menunggu aarmada tempur yang akan menjemput.
Kehadiran para santri dari Pondok Pesantren Yaqutun Nafis memberikan semangat baru bagi masyarakat Desa Pekauman untuk semakin meningkatkan ibadah dan memakmurkan masjid selama bulan Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi sarana dakwah bagi para santri, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam melatih keberanian, tanggung jawab, serta kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, para santri belajar mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pondok pesantren secara langsung di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan penuh harapan, kegiatan Safari Ramadhan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi para santri maupun masyarakat yang dikunjungi. Semoga dakwah yang disampaikan dapat menambah semangat beribadah, mempererat ukhuwah Islamiah, serta menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.

