Haru dan Penuh Doa, Keberangkatan Jama’ah Umroh dari Ponpes Yaqutun Nafis

Ditulis Oleh: Nafil Fawwaz R.


Keberangkatan jamaah umroh dari Ponpes Yaqutunnafis pada Sabtu, 21 Februari 2026, berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana haru. Momen ini menjadi salah satu peristiwa yang membanggakan bagi keluarga besar pesantren, karena tidak hanya menjadi perjalanan ibadah, tetapi juga wujud nyata dari pembinaan spiritual yang telah ditanamkan selama ini.

Acara pelepasan dihadiri oleh Abi Muhammad Syafi’ Muslih, Umi Durrotun Nafisah, dan Ustadz Abdul Hamid, serta keluarga jamaah dan para santri yang turut mengiringi dengan doa dan harapan.


Sejak sehabis tarawih, halaman pesantren telah dipenuhi oleh para santri dan keluarga jamaah. Suasana hangat bercampur haru begitu terasa. Tangis bahagia tak dapat dibendung, terutama dari keluarga yang mengantarkan anggota tercintanya menuju Tanah Suci.

Beberapa jamaah diketahui baru pertama kali menunaikan ibadah umroh. Hal ini semakin menambah kesan mendalam dalam acara tersebut. Bagi mereka, perjalanan ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati menuju kedekatan dengan Allah SWT.


Sebelum keberangkatan, seluruh jamaah, santri, dan keluarga berkumpul untuk melaksanakan doa bersama. Dengan penuh kekhusyukan, lantunan doa dipanjatkan agar para jamaah diberikan kelancaran dalam perjalanan, kesehatan selama beribadah, serta keselamatan hingga kembali ke tanah air.

Doa bersama ini menjadi momen penting yang menguatkan ikatan batin antara jamaah, keluarga, dan pesantren. Harapan-harapan terbaik dipanjatkan agar ibadah yang dijalankan dapat diterima oleh Allah SWT.


Dalam sambutannya, pihak pengasuh pesantren menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan jamaah umroh dari lingkungan Ponpes Yaqutunnafis. Hal ini menjadi bukti bahwa pesantren tidak hanya mendidik santri dalam ilmu agama, tetapi juga membimbing mereka dalam praktik ibadah secara nyata.

Pengasuh berpesan agar para jamaah menjaga niat dengan ikhlas, memperbanyak ibadah di Tanah Suci.


Keberangkatan ini juga mencerminkan peran penting Ponpes Yaqutunnafis dalam membina umat, tidak hanya dalam aspek keilmuan, tetapi juga dalam pengamalan ibadah. Pesantren hadir sebagai tempat yang menumbuhkan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh, termasuk dalam memfasilitasi dan mendukung ibadah umroh.

Hal ini menjadi inspirasi bagi para santri bahwa pendidikan di pesantren memiliki dampak luas, hingga mengantarkan seseorang pada momen-momen penting dalam kehidupan spiritualnya.


Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang penuh harapan. Semua yang hadir memohon agar para jamaah diberikan keselamatan dalam perjalanan serta kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah.

Semoga seluruh jamaah diberikan kesempatan untuk meraih umroh yang mabrur, serta kembali dengan membawa keberkahan bagi keluarga, pesantren, dan masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *