Haflah Akhirissanah ke-125 Pondok Pesantren Al-Fatah Banjarnegara

Penulis: M Khafidh Abdullah & Muhammad Adib I

Pondok Pesantren Al-Fatah Banjarnegara yang didirikan oleh K.H. Abdul Fatah pada 13 Februari 2026 M / 25–26 Sya’ban 1447 H telah menyelenggarakan Haflah Akhirissanah ke-125. Alhamdulillah, kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar tanpa suatu halangan apa pun.

Kegiatan tahunan ini menjadi momentum istimewa bagi para santri putra dan putri yang telah menuntaskan pembelajaran kitab-kitab dasar hingga tingkat lanjut dalam tradisi keilmuan pesantren.

Alhamdulillahirabbil‘alamin, pada tahun ini santri-santri Pondok Pesantren Al-Fatah Banjarnegara berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an dan beberapa kitab dengan rincian sebagai berikut:

  • 340 santri peserta Khotmil Qur’an bil ghoib Juz 30 putra dan putri
  • 93 santri peserta Khotmil Qur’an bin nadzri 30 juz putra dan putri
  • 18 santri peserta Khotmil Qur’an bil ghoib 30 juz putra dan putri
  • 259 santri peserta khotmil kitab Aqidatul ‘Awam putra dan putri
  • 205 santri peserta khotmil kitab Al-Ajurumiyyah putra dan putri
  • 82 santri peserta khotmil kitab Al-‘Imrithy putra dan putri
  • 20 santri peserta khotmil kitab Alfiyyah Ibnu Malik putra dan putri

Capaian-capaian tersebut menunjukkan bahwa sistem pendidikan pesantren yang bertahap dan terstruktur, dari tingkat dasar hingga lanjutan, berjalan dengan baik. Hal ini juga menjadi bukti jerih payah, ketekunan, dan semangat para santri dalam menghafal serta memahami kitab-kitab yang mereka pelajari hingga tuntas.

Dalam acara Haflah Akhirissanah ini, Pondok Pesantren Al-Fatah menghadirkan para kyai besar untuk menyampaikan mau’idhoh hasanah yang penuh makna dan keilmuan yang mendalam. Di antara beliau yang berkenan hadir adalah:

  1. KH. M. Syarafuddin Ismail Qoimas dari Rembang, Jawa Tengah, pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin (Pondok Leteh) bersama KH. Mustofa Bisri (Gus Mus).
  2. KH. Ahmad Muwafiq dari Yogyakarta, pengasuh Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Yogyakarta.

Tema mau’idhoh hasanah yang disampaikan berkisar tentang pesantren sebagai tempat menimba ilmu agama demi masa depan para santri.

Haflah ini sekaligus memperingati hari berdirinya Pondok Pesantren Al-Fatah Banjarnegara. Tak terasa, lebih dari satu abad—125 tahun—pondok ini berdiri dan terus mencetak generasi-generasi berilmu. Kenangan akan para pengasuh, seluruh santri, dan para alumni Ponpes Al-Fatah senantiasa melekat dan tak terpisahkan dari perjalanan panjangnya.

Semoga kelestarian dan keberkahan Pondok Pesantren Al-Fatah Banjarnegara senantiasa terjaga, serta terus menjadi pusat lahirnya generasi yang alim, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *