Tasyakuran Sima’an 30 Juz untuk Aqiqah M. Abidzarrin Al Ghifari Danish

Penulis : M. Khafidh Abdulloh

Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan karunia Allah SWT atas kelahiran buah hati, keluarga besar Ibu Suryati dan Bapak Dani Susanto, yang Bernama: M. Abidzarrin Al Ghifari Danish, mereka menyelenggarakan tasyakuran dan sima’an Al-Qur’an 30 juz dalam rangka mendoakan keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kebaikan bagi sang buah hati.

Kegiatan tasyakuran ini, menjadi momentum penuh makna bagi keluarga besar Ibu Suryati dan Bapak Dani Susanto untuk memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon agar M. Abidzarrin Al Ghifari Danish senantiasa berada dalam lindungan dan kasih sayang-Nya. Melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh santri-santri pondok pesantren Al-Yaqutun Nafis, keluarga besar sang bayi bersama-sama menghadirkan suasana religius dan penuh keberkahan.

Acara diawali dengan pembukaan, yang dibuka oleh anak pertama dari Ibu Suryati dan Bapak Dani, yang Bernama : Danish Abyaz Nadzhirul Asyrofi, lalu dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergantian oleh para peserta sima’an. Dengan penuh khidmat, bacaan Al-Qur’an 30 juz diperdengarkan sebagai bentuk ibadah sekaligus ikhtiar untuk menghadirkan keberkahan dalam kehidupan keluarga sang bayi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 5 Santri Putra dan 2 Santri Putri dengan rincian sbb:

2 Santri Putra Kelas 12 / 3 SMK ( Fazri A. : Peserta, Fawaidul : Penyimak )

2 Santri Putra Kelas 11 / 2 SMK ( Khafidh A.: Peserta, Devan M. : Penyimak )

1 Santri Putra Kelas 7 / 1 MTS ( Danish Abyaz : Sekaligus anak pertama dari Ibu Suryati dan Bapak Dani )

1 Santri Putri Kelas 8 / 2 MTS ( Nafi’ Dara : Penyimak )

1 Santri Putri Kelas 11 / 2 SMK ( Nisa : Penyimak )

Selain sima’an Al-Qur’an, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama dan tasyakuran aqiqah. Ada 2 doa yang dipanjatkan, yang pertama yaitu doa Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh      ( Khafidh A. : Santri pondok pesantren Al-Yaqutun Nafis ), dan doa yang kedua, yaitu doa tahlil yang dibacakan oleh kakek dari sang bayi dengan dua doa ini, kami memohon kepada Allah SWT agar M. Abidzarrin Al Ghifari Danish tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat, cerdas, berakhlak mulia, berbakti kepada kedua orang tua, serta menjadi anak yang sholih dan membawa keberkahan bagi keluarga, agama, dan masyarakat.

Aqiqah sendiri merupakan salah satu bentuk ibadah dan ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang anak. Melalui pelaksanaan aqiqah dan doa bersama, keluarga berharap agar perjalanan hidup sang buah hati senantiasa mendapatkan petunjuk dan keberkahan dari Allah SWT.

Tasyakuran ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara keluarga, kerabat, tetangga, serta para peserta sima’an yang hadir. Kehadiran dan doa dari orang-orang terdekat dan santri pondok pesantren Al-Yaqutun Nafis menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga dalam menyambut kehadiran anggota keluarga baru.

Semoga lantunan ayat suci Al-Qur’an, doa, dan seluruh rangkaian tasyakuran yang dilaksanakan menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Semoga M. Abidzarrin Al Ghifari Danish senantiasa diberikan kesehatan, umur yang panjang dalam ketaatan, ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, serta menjadi anak yang saleh, berbakti kepada kedua orang tua, dan bermanfaat bagi sesama.

Kamis, 3 September 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *