STUDY TOUR MTs AL FATAH GOES TO MALANG: KOLABORASI EDUKASI DAN KEBERSAMAAN SANTRI

Ditulis Oleh: Nafil Fawwaz R.

Perjalanan jauh bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berbagi, dan mempererat kebersamaan. Hal inilah yang tergambar dalam kegiatan Study Tour MTs Al Fatah Goes To Malang yang berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Sejak awal keberangkatan, para siswa tampak antusias menyambut perjalanan yang telah lama dinantikan ini.

Study tour yang dilaksanakan pada 13 April 2026 ini menjadi semakin istimewa karena melibatkan dua unsur yang saling terhubung, yaitu MTs Al Fatah yang berada di lingkungan Ponpes Yaqutun Nafis yang bergabung bersama MTs Al Fatah pusat. Kolaborasi ini tidak hanya menambah jumlah peserta, tetapi juga mempererat hubungan antar siswa dari dua lingkungan yang berbeda, namun tetap dalam satu naungan yang sama.

Dalam kegiatan ini, para siswa didampingi oleh guru pembimbing yaitu Pak Muhlisin, Pak Dayat, Pak Deni, Pak Kholil, Bu Anisa, dan Mba Qibti. Para pembimbing ini merupakan perwakilan dari pihak sekolah sekaligus pondok pesantren, yang bersama-sama mengawal jalannya kegiatan agar tetap tertib, aman, dan penuh nilai edukatif.

Perjalanan menuju Malang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Canda tawa para siswa menghiasi perjalanan, menciptakan momen kebersamaan yang begitu terasa. Meski demikian, nilai-nilai kedisiplinan dan adab santri tetap terjaga, mencerminkan pendidikan yang mereka peroleh di lingkungan pondok pesantren.

Setibanya di Malang, para siswa mengunjungi berbagai destinasi edukatif dan rekreatif, seperti Jatim Park 1 dan Jatim Park 2, serta kegiatan petik apel yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Di Jatim Park, para siswa tidak hanya menikmati berbagai wahana, tetapi juga mendapatkan pengetahuan baru melalui fasilitas pembelajaran yang tersedia. Sementara itu, kegiatan petik apel memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenal lebih dekat dunia pertanian.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menjalani berbagai aktivitas yang mencakup belajar, wisata, dan kebersamaan. Inilah yang menjadi keunggulan dari study tour ini, di mana unsur rekreasi dipadukan dengan pembelajaran serta pembentukan karakter. Interaksi antar siswa dari MTs Al Fatah pusat dan MTs Al Fatah yang berada di Ponpes Yaqutun Nafis pun terjalin dengan baik, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.

Menariknya, meskipun berada di luar lingkungan pondok, para siswa tetap menjaga nilai-nilai kepesantrenan. Mereka tetap disiplin, menjaga adab, serta melaksanakan ibadah dengan tertib. Hal ini menjadi bukti bahwa pendidikan di pondok pesantren tidak hanya diterapkan di dalam lingkungan, tetapi juga melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan study tour ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga memperluas wawasan serta mempererat tali persaudaraan. Kolaborasi antara MTs Al Fatah pusat dan MTs Al Fatah di lingkungan Ponpes Yaqutun Nafis menjadi nilai tambah yang menjadikan kegiatan ini semakin berkesan.

Pada akhirnya, study tour ini menjadi bukti bahwa perjalanan edukatif dapat menjadi sarana yang efektif dalam membangun kebersamaan, menambah ilmu, serta memperkuat karakter santri. Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan memiliki pengalaman yang luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *