Ditulis oleh: Nafil Fawwaz R.
Siang menjelang sore, Pondok Pesantren Yaqutun Nafis mengirimkan beberapa santrinya untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadhan atau PPL.
Santri yang berangkat dalam kegiatan tersebut ialah Fawwaz, Bana, dan Abdi. Dengan tekad yang penuh semangat, mereka bertiga
berkomitmen untuk menjalankan program ini dengan baik serta semaksimal mungkin.
Mereka berangkat dari pondok menuju Desa Prendengan dengan menggunakan armada besar milik pondok. Dalam armada tersebut,
mereka tidak hanya berangkat sebagai satu kelompok saja, tetapi bersama beberapa kelompok lain yang juga akan melaksanakan
program Safari Ramadhan di berbagai tempat tujuan.
Sesampainya di lokasi, mereka disambut dengan baik oleh masyarakat setempat. Namun karena waktu yang cukup terbatas,
mereka langsung menuju masjid terdekat untuk melaksanakan kegiatan pertama, yaitu deresan Al-Qur’an. Dalam kegiatan
deresan ini tidak hanya para santri yang membaca Al-Qur’an, tetapi juga banyak warga yang turut serta meramaikan masjid.
Suasana masjid menjadi begitu hidup dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca bersama-sama.
Saking khusyuk dan asyiknya membaca Al-Qur’an, mereka semua hampir tidak menyadari bahwa waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba,
yaitu waktu berbuka puasa. Adzan Maghrib pun berkumandang, menandakan saat berbuka telah tiba. Mereka berbuka puasa bersama
di dalam masjid bersama beberapa warga sekitar. Kebersamaan tersebut menghadirkan suasana yang hangat dan penuh kebersyukuran.
Setelah selesai berbuka, para santri bersama warga membersihkan area berbuka untuk mempersiapkan pelaksanaan sholat berjamaah.
Kemudian mereka melaksanakan sholat Maghrib berjamaah dengan penuh kekhusyukan. Kebersamaan antara santri dan masyarakat
menciptakan suasana yang akrab serta mempererat tali ukhuwah Islamiyah.
Setelah sholat Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an dan tadarus bersama. Anak-anak, remaja, hingga orang tua
turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Kehadiran para santri memberikan semangat baru bagi masyarakat
untuk semakin memakmurkan masjid, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Memasuki waktu sholat Isya, para santri kembali mengajak masyarakat untuk melaksanakan sholat Isya berjamaah yang kemudian
dilanjutkan dengan sholat Tarawih. Salah satu dari para santri diberikan amanah untuk menjadi imam, sementara yang lainnya
membantu memimpin doa serta dzikir setelah sholat. Suasana ibadah malam itu terasa sangat khidmat dan penuh keberkahan.
Setelah rangkaian sholat selesai, salah satu santri menyampaikan tausiyah singkat kepada para jamaah. Dalam tausiyah tersebut
disampaikan tentang keutamaan bulan Ramadhan sebagai bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Para santri juga
mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah,
menjaga sholat berjamaah, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat yang hadir terlihat sangat senang dan menerima dengan baik dakwah yang disampaikan. Kehadiran para santri dari
Pondok Pesantren Yaqutun Nafis memberikan semangat baru bagi masyarakat Desa Prendengan untuk semakin meningkatkan ibadah
dan memakmurkan masjid selama bulan Ramadhan.
Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi sarana dakwah bagi para santri, tetapi juga menjadi pengalaman berharga
dalam melatih keberanian, tanggung jawab, serta kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini,
para santri belajar untuk mengamalkan ilmu yang telah mereka pelajari di pondok pesantren secara langsung di tengah-tengah
kehidupan masyarakat.
Dengan penuh harapan, kegiatan Safari Ramadhan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi para santri
maupun masyarakat yang dikunjungi. Semoga dakwah yang disampaikan dapat menambah semangat beribadah, mempererat ukhuwah
Islamiyah, serta menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
